Hubungan Keliru Antara Stres dan Depresi
23 Aug/2019

Hubungan Keliru Antara Stres dan Depresi

Sepanjang bulan Juni 2018, publik dikejutkan dengan beberapa kematian tokoh dunia yang bunuh diri akibat penyakit depresi. Desainer ternama Kate Spade meninggal pada 5 Juni 2018 lalu, sedangkan pakar kuliner Anthony Bourdain menyusul tiga hari kemudian.

 

pexels.com

Namun sayangnya, banyak orang belum sadar betapa pentingnya masalah penyakit depresi termasuk bagaimana cara mengatasinya.

Ditambah kurangnya dukungan bagi penderita depresi atau gangguan mental, serta stigma negatif yang melekat acapkali membuat mereka enggan mencari solusi dan memilih jalan pintas.

Sebenarnya, banyak fakta keliru terkait penyakit depresi yang senantiasa beredar, seperti diuraikan laman Standard.

Depresi Merupakan Penyakit Turunan
Bila ada riwayat depresi dalam keluarga, besar kemungkinan kita akan mengalaminya sendiri. Namun para ahli kurang yakin, apakah genetika sungguh memengaruhi risiko depresi secara signifikan.

Gangguan mental bisa terjadi tanpa alasan atau sebab yang pasti. Hanya lantaran keluarga menderita depresi, bukan serta merta kita mengalaminya juga.

Orang Depresi Cenderung Lemah
Sebagian penderita depresi takut membicarakan masalahnya karena stigma yang melekat di masyarakat.

Orang-orang berpikir bahwa orang depresi cenderung lemah atau kurang waras. Padahal, penderita depresi yang berusaha mengatasi masalah menunjukkan kekuatan dan ketangguhan luar biasa.

Depresi Bukan Penyakit Nyata
Kendati telah tersedia beragam variasi pengobatan depresi, hal tersebut masih belum tergolong sebagai kondisi medis yang serius.

Pasalnya, berdasarkan laporan NHS, Badan Layanan Kesehatan Inggris, depresi kerap disepelekan dan bukan kondisi kesehatan sebenarnya.

Tentu saja itu adalah pemikiran keliru. Penyakit depresi tergolong nyata, dengan gejala yang benar-benar ada.

Mayo Clinic menyatakan, orang depresi sebenarnya memiliki neurotransmitter dan hormon tak seimbang di otak mereka. Alhasil, suasana hati mereka bertambah buruk.

Melabeli mereka yang menderita gangguan depresi sama saja meremehkan kondisi mereka dan menghalanginya untuk mencari pertolongan.

Anti Depresan Selalu dapat Mengatasi Depresi
Biasanya, dokter memberi resep anti depresan demi menuntaskan gangguan mental yang disebabkan kelainan biologis. Sayangnya, hal ini tidak selalu berhasil.

Beberapa penderita mengaku psikoterapi sebagai cara efektif menurunkan gejala depresi. Kadangkala kita harus mencoba metode berbeda, sebelum menemukan yang paling sesuai.

Penderita Depresi perlu Mengonsumsi Anti Depresan Seumur Hidup
Pengobatan depresi bagi tiap orang berbeda. Ada yang mengonsumsinya dalam jangka waktu pendek, satu tahun, hingga bertahun-tahun. Bahkan sebagian memilih tidak mengonsumsi anti depresan sama sekali.

Durasi pengobatan sangat bervariasi, bergantung pada seberapa parah gangguan tersebut. Tetapi, orang tidak harus mengonsumsinya selama sisa hidup mereka. Riset menunjukkan, penderita depresi cuma butuh berobat selama 24 minggu dengan kombinasi psikoterapi dan obat-obatan.

Artikel Lainnya

Mitos dan Fakta Tentang Nanas Bagi Wanita

Mitos dan Fakta Tentang Nanas Bagi Wanita

Nanas sering kali jadi buah yang dihindari para wanita hamil ya bun. Buah kuning ini padahal sering ...

Bersin Sekali Bukan Berarti Corona, Ini Perbedaannya Corona dan Flu Biasa

Bersin Sekali Bukan Berarti Corona, Ini Perbedaannya Corona dan Flu Biasa

Di masa pandemi seperti ini kamu melihat ada orang yang sedang bersin padahal orang tersebut tidak t...

Ada Gejala COVID-19? Ayo Tangani Secara Mandiri Di Rumah

Ada Gejala COVID-19? Ayo Tangani Secara Mandiri Di Rumah

Virus corona ditandai gejala-gejala serius yang mengganggu pernafasan, hal ini sangat berimbas kepad...

Ingin Hidup Lebih Sehat? Tips Masak Ini Dapat Menurunkan Lemak dan Kolesterol

Ingin Hidup Lebih Sehat? Tips Masak Ini Dapat Menurunkan Lemak dan Kolesterol

Lemak dan kolesterol merupakan elemen penting juga dalam tubuh manusia. Baik lemak maupun ko...

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/gayahidup/web/gayahidup.id/public_html/application/modules/post/controllers/public/Main.php:203)

Filename: core/Input.php

Line Number: 408

Backtrace:

File: /home/gayahidup/web/gayahidup.id/public_html/application/core/BIMA_Controller.php
Line: 508
Function: set_cookie

File: /home/gayahidup/web/gayahidup.id/public_html/application/modules/post/controllers/public/Main.php
Line: 206
Function: facebook_pixel

File: /home/gayahidup/web/gayahidup.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once